Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

rita tri pamungkas
Sis paketannya udah nyampe. Bagus2 banget bandananya. Thanks
Customer Service

SMS / Hotline
+62 816 66 64 64
PIN: 2B1BE846



By Admin  Article Published 11 November 2016
 

Bunda-bunda yang senantiasa up-to-date pasti sering mendengar istilah finger food, apa sih artinya? Kalau di bahasa Indonesia-kan berarti camilan puluk, yaitu makanan berukuran sekali gigit atau yang mudah masuk ke mulut dalam sekali suap, dan dapat diambil sendiri oleh bayi menggunakan tangan.

Bayi biasanya mulai diperkenalkan dengan finger food pada usia 8-9bulanan, di mana bayi sudah mulai menikmati memakai tangan dan jari-jarinya. Kesiapan si kecil bisa terlihat dari antusiasme tangannya meraih sendok yang ibu pegang, atau bahkan mengambil makanan dari piring. Aktivitas ini cukup penting sebagai salah satu langkah kemandirian sekaligus pengembangan kemampuan dan koordinasi motorik halus bayi.

Saat diperkenalkan pertama kali, bayi kemungkinan hanya menyentuh makanan dan menempelkan tangannya di mulut, perlahan-lahan ia akan tahu cara menggunakan ibu jari dan telunjuknya untuk mengambil makanan tersebut. Kemampuan motorik halus si kecil pun akan berkembang. Bunda bisa meletakkan finger foods di atas piring (tahan pecah tentunya) atau nampan kecil di depan si kecil. Empat atau lima potong cukup sebagai jumlah perkenalan awal, nantinya bisa ditambahkan jika sudah habis dan si kecil masih ingin makan.

Untuk si kecil yang belum memiliki gigi lengkap, pilihan makanan yang dapat meleleh di mulut atau yang mudah dikunyah dengan gusi adalah yang terbaik sebagai permulaan. Makanan yang terlalu keras juga dapat beresiko tersedak karena tidak terkunyah sempurna oleh bayi. Ukuran potongan juga harus cukup kecil untuk menghindari tersedak, bahkan seukuran anggur kecil pun masih termasuk besar untuk bayi sekarang ini. Variasi jenis makanan juga disarankan untuk memperkenalkan berbagai tekstur, warna, atau aroma kepada bayi. Yang perlu diingat, Bunda harus memilihkan makanan yang tetap bergizi dan memberikan energi bagi bayi, hindari cemilan yang terlalu manis atau gorengan. Bunda juga harus berhati-hati memperkenalkan jenis makanan yang relatif rentan menimbulkan alergi pada bayi, seperti kacang-kacangan, telur, dan sebagainya.

Beberapa finger food favorit si kecil antara lain:

  • Sereal panggang khusus bayi berbentuk bulat (O), sereal rendah gula akan lebih baik.
  • Potongan kecil roti panggang yang diolesi dengan puree syuran atau buah)
  • Potongan kecil pisang, mangga, pir, semangka atau buah lain yang lunak.
  • Potongan dadu kecil tahu putih.
  • Pasta spiral yang telah direbus matang dan dipotong kecil.
  • Potongan kecil keju yang lunak.
  • Potongan kecil sayuran rebus seperti wortel, kentang, ubi, brokoli, kembang kol, dll.
  • Potongan kecil daging lunak, seukuran kacang polong.

 



Related Article