Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

rita tri pamungkas
Sis paketannya udah nyampe. Bagus2 banget bandananya. Thanks
Customer Service

SMS / Hotline
+62 816 66 64 64
PIN: 2B1BE846



By Admin  Article Published 06 March 2012
 

Pada minggu-minggu awal setelah kelahiran, ada baiknya mengenalkan kepada bayi lebih dari satu posisi mengisap puting susu ibu. Pada artikel sebelumnya, kita telah mengenal posisi pelukan-ayunan. Posisi lain yang dapat dicoba antara lain posisi berbaring bersebelahan dan posisi pelukan-kempit. Posisi ini sangat berguna pada beberapa hari pertama masa pemulihan setelah proses kelahiran melalui operasi sesar.
 
Kiri ke kanan: posisi pelukan-ayunan; pelukan-kempit; berbaring bersebelahan  
 
Posisi berbaring bersebelahan
Posisi ini menyerupai posisi pelukan-ayunan, tetapi ibu dan bayi berbaring bersebelahan dan berhadapan. Gunakan dua buah bantal di bawah kepala ibu, sebuah bantal di bawah kaki bagian atas, dan sebuah bantal diselipkan di belakang bayi. Memang diperlukan banyak bantal untuk membuat ibu dan bayi merasa nyaman pada posisi ini. Letakkan bayi pada sisi menghadap ibu dan dalam pelukan lengan ibu. Geser bayi ke atas dan ke bawah untuk memperoleh posisi bibir yang pas dengan puting susu ibu. Gunakan teknik menempelkan mulut bayi ke puting susu ibu dan mengisap dengan benar yang telah diuraikan sebelumnya
 
Posisi pelukan-kempit
Posisi ini sangatlah cocok untuk bayi yang memiliki kesulitan menempelkan mulut pada puting susu dan bayi yang suka menggeliat serta meliukkan punggungnya untuk melepaskan diri dari payudara ibu. Posisi ini juga berguna bagi bayi yang hipotonik, lemas atau bayi prematur.
Ibu berada pada posisi duduk tegak pada ranjang/ kursi yang nyaman. Siapkan bantal di sisi ibu atau menjepitkannya di antara badan ibu dan lengan kursi, lalu baringkan bayi di atas bantal. Atur posisi bayi di sepanjang sisi kiri ibu dan tahan bagian belakang leher bayi dengan tangan kiri ibu. Tempelkan kaki bayi pada bantal yang menyangga punggung ibu. Pastikan bahwa bayi tidak mendorong kakinya ke belakang kursi atau bantal sehingga ia membengkokkan punggungnya. Bila terjadi demikian, posisikan bayi hingga pinggulnya terkempit dan bokongnya diletakkan pada bantal. Gunakan teknik yang sama untuk menempelkan mulut bayi ke puting susu. Pegang dan angkat payudara kiri dengan tangan kanan, dan tarik bayi sedekat mungkin pada ibu. Jika bayi sudah mengisap dengan benar, selipkan bantal di punggung bayi untuk membantu ibu memeluknya lebih dekat.


Related Article